Kamu apa kabar?
Semoga kamu sehat selalu, terus tersenyum meski senyum itu bukan milikku.
Karena mungkin, aku hanya akan bisa menyapamu melalui do'a
Aku tak lagi berani mengusikmu dengan alasan "rindu"
Karena,Aku sudah berjanji kepadamu, akan mencoba pelan-pelan mengikhlaskanmu..
Waktu itu kamu bilang
"aku bukan orang baik yang kamu kira, mungkin allah berkehendak menutupi aibku"
Entah, apa ini sebuah penolakan seperti orang-orang yang sering katakan?
Atau kamu memang merasa belum pantas menerima pengakuanku?
Hei..
Mungkin benar, aku menyukaimu lantaran aku kagum melihat kedekatanmu dengan allah
Aku terbiasa melihatmu dari kejauahan
Walaupun aku tak tahu sifat aslimu
Aku tak pernah memandang itu
Yang aku tahu..
Aku menyukaimu karena allah
Bukannya ada yang pernah bilang
"cintailah seseorang yang bisa membuatmu lebih baik, seperti membuatmu lebih dekat dengan allah"
Dan, semenjak aku menyukaimu, aku banyak berubah
Aku merasa aku menjadi sedikit lebih baik daripada dulu..
Karena aku selalu memposisikan
"jodoh itu cerminan diri, jika aku ingin jodoh yang dekat dengan allah maka aku juga harus dekat dengan allah"
Itu adalah alasanku yakin, bahwa memang kamu yang aku mau. Masalah allah mau memberikan takdir itu atau tidak itu urusan belakangan.
Aku yakin, siapapun jodohku dan jodohmu kelak itu adalah pilihan yang terbaik untuk kita.

0 komentar:
Posting Komentar