Ternyata
memang benar Lingkungan adalah salah satu faktor kita bisa terjebak dalam
pergaulan bebas. Jika kita tidak pandai dalam memilih teman atau tidak pandai
dalam menyaring pergaulan sekitar bisa jadi kita menjadi rusak karena lingkungan
tersebut.
saya punya
sedikit cerita singkat yang benar-benar ini pengalaman,Dulu waktu saya baru masuk
salah satu sekolah SMK dijakarta barat saya mengikuti ekskul paskibra disana
saya mempunyai teman dan dia adalah seorang wanita yang masih duduk dikelas
7,Dulu dia adalah sosok yang pendiam, berjilbab pula,lemah lembut,sopan,penurut
dan disiplin tapi sayangnya dia mempunyai penyakit asma biarpun begitu dia
tetap mengikuti ekskul paskibra dengan badan yang bisa dibilang lemah sangat
bergantung pada obat.
1 Tahun
kemudian saya bertemu lagi dengan dia dan apa yang saya lihat? Saya melihat
sosok yang sekilas saya tidak mengenalinya tapi merasa kenal .
Rambutnya
panjang pirang dan pakaiannya benar-benar tidak pantas bagi seorang pelajar,bibir
menor,bedak tebal entah hal apa yang menjadikan dia berubah signifikan seperti
itu.
Apa karena
salah pergaulan?atau karena lingkungan?menurut saya faktor paling utama adalah
karena diri sendiri coba saja jika dia adalah
pribadi yang tidak mudah terpengaruh atau mengikuti tren yang kiranya buruk
bagi dia mungkin tidak akan terperosok kedalam pergaulan bebas.
Guru saya
pernah bilang”Jadilah kopi yang ketika direbus dia membuat air menjadi
hitam,Jangan seperti telur yang ketika direbus dia berubah menjadi padat”.
Apa kalian mengerti
maksud dari kata-kata diatas?? Saya akan jelaskan walaupun saya tau anda pasti
paham betul akan maksudnya.
Jadi begini “belajar
dari kopi maksudnya kita harus menjadi manusia yang tidak mudah terpengaruh
pada lingkungan tapi kita harus bisa mempengaruhi lingkungan menjadi lebih
baik,Dan jangan kita menjadi telur yang dengan mudahnya terpengaruh dengan
lingkungan yang berujung buruk bagi diri kita sendiri.
#See You
...^^

