Selasa, 04 Agustus 2015

GURU





 
Profesi yang menurut saya wah adalah seorang guru,mungkin sebagian kalian ada yang tau jawabannya dan ada juga yang masih bertanya-tanya kenapa profesi guru bisa saya bilang wah.saya akan mengulas tentang guru sesuai judul kali ini.
Apa kalian pernah berfikir bagaimana jika di dunia pendidikan tidak ada guru? Bagaimana generasi penerus bangsa kita jika tidak ada guru? Jika guru sangat memegang perana penting di dunia ini kenapa guru tidak mendapatkan apresiasi yang sepantasnya.
Jujur saya sangat bangga melihat guru-guru saya yang berhasil,berhasil disini bukan berarti berhasil menjadi sarjana tapi berhasil mengaplikasikan ilmunya kepada orang lain yang tentunya sangat berguna , dan sekarang saya sudah mulai memahami maksud dari kalimat “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”.
Iya karena guru dengan ikhlas membagi ilmunya kepada kita. Walaupun kita sendiri tau gaji seorang guru itu tergolong sangat kecil,tapi apa respon dari sebagian kita? Ada yang tidak menghargai guru,tidak mendangarkan guru,ada yang mengeluh jika mencatat banyak,ada yang mengeluh jika diberikan tugas . Padahal semata-mata mereka hanya inigin membuat kita cerdas dan menjadikan mereka sukses disebut guru .
Apa kalian pernah berfikir bagimana jika seorang guru tidak memberikan catatan kepada kita,pengetahuan kita tidak akan berkembang dan hanya mentok di buku.
Bagaimana jika guru tidak memeberikan kita tugas usai guru menjelaskan? Tentu kita tidak dapat mengukur seberapa pemahaman kita.
Dan masih banyak lagi yang dapat kita renungkan sebenarnya.
Percayalah teman apa yang dilakukan guru semata-mata hanya demi kita para muridnya.
Tapi image guru yang selalu saya puji dan banggakan terasa tercoreng ketika saya mendapati guru yang hanya nama saja ,yang menyebut mereka sendiri guru menurut saya belum bisa disebut guru,karena mereka sendiri egois. Entah mereka tidak tau menjadi guru,tidak tau cara menyampaikan atau ada alasan sebagainya.Intinya ilmu mereka sama sekali tidak sampai ke orang lain.
Jujur saya sangat kesal jika mendapati guru seperti yang saya bahas diatas, bagaimana tidak kesal? Guru yang tugasnya memberikan ilmunya tapi hanya membaca kalimat dibuku tanpa menjelaskan maksud dan tujuan kalimat tersebut.huft Mereka fikir kita para murid mengerti jika hanya mendengarkan rangkaian kata-kata? Jika tugas guru hanya membacakan isi dari buku kita para murid juga bisa melakukan itu.
Kita hanya pelajar yang haus akan ilmu,tolong berikan ilmu kepada kami,kami sadar terkadang kami ini nakal tidak mendengarkan atau bahkan ada yang berisik di kelas. Lantas apa ini salah kami atau salah guru yang tidak bertanggung jawab?
Bahkan ada yang lebih parah,mereka sebut saja guru yang tidak bertanggung jawab hanya memberikan tugas dan tugas tanpa pernah menjelaskan,memangnya dikira kita adalah murid yang genius yang mampu menegerjakan tanpa diajarkan terlebih dahulu ?
Iya memang kami bisa,tapi kami rasa kami tidak maksimal !. Jika kita sekolah hanya untuk menegerjakan tugas tanpa mendapatkan penjelasan lantas gunanya guru sendiri untuk apa ?? bisa saya katakan mereka memakan gaji buta !! Na’uzubillah.
Buat guru, kasianilah kami para pelajar yang haus akan ilmu, bagilah ilmu guru kepada kami jangan biarkan kami bodoh jangan biarkan kami tertinggal oleh jaman yang kejam ini, guru ..kami tau kami tidak sempurna, kami nakal, kami betisik, kami malas menerjakan tugas. Tapi bukannya ini adalah tugas seorang guru? Yang harusnya memotivasi kami menjadikan kami yang malas menjadi semangat menjadikan kami yang bodoh menjadi pandai.
Semua kembali lagi, di dunia ini tidak ada manuisa yang sempurna ya mungkin guru termasuknya, ada guru yang benar-benar hatinya sangat mulia ada juga guru yang hanya menerima gaji semata.
Walaupun begitu saya sangat berterimakasih kepada para guru-guru yg hebat dan juga sangat mulia jasamu memang tanpa jasa, walaupun balasan yang berupa gaji tidak begitu banyak bagimu tapi percayalah guru ilmu yang engkau berikan tidak akan pernah mati dan akan terus menjadi amalan hingga akhir hayat.
Terimaksih guru kami bangga kepadamu.



0 komentar:

 
Sebuah Cerita Blogger Template by Ipietoon Blogger Template