Terdapat dua orang gadis yang sedang menikmati
sejuknya udara sore tepat dibawah pohon,kemudian gadis A menghela nafasnya.
“Hmmmm …
Mendengar gadis A menghela nafas, gadis B bertanya “kau kenapa?
Dengan memandang pepohonan yang bergoyang
terkena angin gadis A kemudian menjawab
“Aku hanya bisa diam, diam dalam keramaian atau bahkan diam dalam memendam perasaan. Namun tidak pandai dalam meyembunyikan.”
“Aku hanya bisa diam, diam dalam keramaian atau bahkan diam dalam memendam perasaan. Namun tidak pandai dalam meyembunyikan.”
Mendengar jawaban gadis A, gadis B hanya
tersenyum kecil ia paham siapa sosok yang dimasud oleh temannya itu. Dia kemudian
bertanya kembali
“seandainya, orang itu tahu perasaanmu bagaimana?
“seandainya, orang itu tahu perasaanmu bagaimana?
Gadis A tersenyum “aku tidak tahu, akankah aku
senang atau malah takut.
“kenapa?
“Aku lebih penasaran apakah dia memiliki
perasaan yang sama denganku, daripada penasaran bagaimana reaksinya jika dia
tahu akan perasaanku.”
Gadis B kemudian menoleh temannya “itu artinya
tidak masalah jika dia tahu?
Gadis A hanya menggeleng “entahlah, aku
sendiripun tidak bisa menjawab. Hanya saja sekarang aku hanya berfikir kalapun
dia tahu mungkin dia akan pura-pura tidak tahu karena sebuah alasan tertentu”.
“yang jelas aku sangat penasaran apakah kami
memiliki perasaan yang sama atau tidak” jawab gadis A melihat teman sebelahnya
dan kemudian kembali mengalihkan pandangannya, sekarang senja sudah mulai terlihat “senjanya
bagus ya, hmmm”
“kenapa kau menghela nafas lagi?
“kau banyak bertanya teman” canda si gadis A
Gadis B hanya tertawa kecil.
“Aku hanya ragu akan rasa penasaranku itu,
disisi lain aku tahu bahwa dia tidak memiliki perasaan terhadapku namun hati
kecilku seolah memberi harapan bahwa dia memiliki perasaan yang sama denganku. Namun
fakta memang lebih dominan. Ibarat persentse, aku hanya memiliki 5% kemungkinan
bahwa kita memiliki perasaan yang sama”
“5%? Sangat sedikit.
