Minggu, 26 Mei 2024

Mawar

Siang yang panas tapi sejuk, sesekali angin menyapaku dengan malu. Tak lama kemudian sofia pemilik rumah duduk disampingku.

“lo lagi ngelamunin apa sih nov? katanya sambil menyodorkan gelas berisi es teh manis, akupun menerimanya dan kemudian meminumnya seteguk.

“ahh, seger banget minum es teh di siang bolong gini” jawabku santai sambil menoleh ke arahnya, terlihat raut wajah yang masih menunggu jawabanku “haha santai, muka lo kaya mau makan gue.

“Lagian ditanya apa jawabnya apa!!” jawab novi kesal.

aku yang mendengarnya sedikit tersenyum dan kemudian menjawab “Taman lo bagus fi, apalagi bunga mawar yang disana, menurut lo mawar melambangkan apa?

“entah, gue suka mawar karena cantik aja” jawabnya singkat, akupun tersenyum kembali “menurut gue lebih dari kata cantik, mawar itu seperti wanita yang sangat menjaga kehormatannya, tidak murahan, dan elegan”

“kenapa lo bisa berfikir seperti itu?

“mawar itu ibarat wanita cantik yang bermartabat sangat menjaga kehormatannya, bisa dilihat dari duri tajam yang menyelimuti seluruh batangnya, seolah menggambarkan bahwa mawar tidak untuk orang-orang kasar yang asal memetiknya karena itu hanya akan melukai diri sendiri, mawar hanya akan luluh atau mau dipetik oleh orang yang lembut dan cerdas, agar mawar tidak terluka dan masih terlhat cantik harus dipotong dengan gunting itulah cara orang cerdas ketika ingin memetiknya”

sofia kemudian terdiam seolah menyetujui perkataan temannya tersebut.

0 komentar:

 
Sebuah Cerita Blogger Template by Ipietoon Blogger Template