Setelah
sekian lama sekitar bulan november 2017 baru akhirnya sempet nulis lagi, duh
sibuk banget kan?? Wkwk engga padahal mah emang belom ada ide aja buat nulis
lagi. Dan sekarang ini gua akan membahas tentang istilah “Terima apa adanya”.
Widih ????
BIASA banget yak ? wkwk biarlah toh blog blog pribadi gua ini. Yoklah capcus :
Pasti
kalian pernah mendengar istilah tersebut, entah dalam hal percintaan atau dalam
hal lain. Ketika dalam hal percintaan terdapat istialah “kalau jodoh itu pasti
menerima kita apa adanya” padahal kalau menurut gua itu adalah hal yang keliru
disini gua engga bilang salah hanya keliru.
Jodoh yang
baik itu yang bisa merubah kita menjadi lebih baik lagi, entah dalam hal agama,
kesehatan, kebiasaan buruk dan lain sebagainya. Masa iya jika dia jodoh kita
dia biarkan saja,bukannya membiarkan
saja itu tandanya dia tidak peduli dengan kita??
Contoh
simplenya adalah orang tua yang tidak menerima anaknya apa adanya, disini bukan
yang artinya orang tua itu tidak sayang terhadap anaknya melainkan justru
karena terlalu sayang. Ketika sang anak sama sekali tidak bisa memasak maka
disini peran ibu adalah mengubahnya agar bisa memasak. “Hoyy, lu aja gabisa
masak mon?? eitsss nanti gua juga bisa masak akan ada masanya itu. Siapa tau
kelak nanti malah dapet yang jago masak dan mau ngajarin gua? WIDIH kan ….
Namun yang
perlu digaris bawahi adalah, jangan sesekali menyuruh orang lain untuk berubah
menjadi sama seperti kita tapi kita harus mengajaknya kedalam dunia kita, Perlahan
namun pasti. Karena akan beda rasanya disuruh dan mengerjakannya bersama-sama.

0 komentar:
Posting Komentar