Sabtu, 13 Januari 2018

Terima Apa adanya ?



Setelah sekian lama sekitar bulan november 2017 baru akhirnya sempet nulis lagi, duh sibuk banget kan?? Wkwk engga padahal mah emang belom ada ide aja buat nulis lagi. Dan sekarang ini gua akan membahas tentang istilah “Terima apa adanya”.

Widih ???? BIASA banget yak ? wkwk biarlah toh blog blog pribadi gua ini. Yoklah capcus :
Pasti kalian pernah mendengar istilah tersebut, entah dalam hal percintaan atau dalam hal lain. Ketika dalam hal percintaan terdapat istialah “kalau jodoh itu pasti menerima kita apa adanya” padahal kalau menurut gua itu adalah hal yang keliru disini gua engga bilang salah hanya keliru.

Jodoh yang baik itu yang bisa merubah kita menjadi lebih baik lagi, entah dalam hal agama, kesehatan, kebiasaan buruk dan lain sebagainya. Masa iya jika dia jodoh kita dia biarkan saja,bukannya membiarkan saja itu tandanya dia tidak peduli dengan kita?? 

Contoh simplenya adalah orang tua yang tidak menerima anaknya apa adanya, disini bukan yang artinya orang tua itu tidak sayang terhadap anaknya melainkan justru karena terlalu sayang. Ketika sang anak sama sekali tidak bisa memasak maka disini peran ibu adalah mengubahnya agar bisa memasak. “Hoyy, lu aja gabisa masak mon?? eitsss nanti gua juga bisa masak akan ada masanya itu. Siapa tau kelak nanti malah dapet yang jago masak dan mau ngajarin gua? WIDIH kan ….

Namun yang perlu digaris bawahi adalah, jangan sesekali menyuruh orang lain untuk berubah menjadi sama seperti kita tapi kita harus mengajaknya kedalam dunia kita, Perlahan namun pasti. Karena akan beda rasanya disuruh dan mengerjakannya bersama-sama.





0 komentar:

 
Sebuah Cerita Blogger Template by Ipietoon Blogger Template