Setelah lulus sekolah hidup itu ada dua pilihan, kalian mau
lanjut kuliah atau kerja. Ada yang memang keluarganya mampu dan lebih memilih
untuk langsung kuliah ada juga yang bekerja dulu baru kemudian melanjutkan
kuliah ada juga yang tak sedikitpun
berniat untuk kuliah.
Pilihan apapun itu bebas, asalakan kalian yakin dengan
pilihan kalian kenapa engga?? Hidup ini pilihan. Sama kaya ketika kita melihat lampu
kuning dari kejauhan terkadang kita harus memilih mau terus tancap gas atau
memilih berhenti karena pilihan kalian ketika itu akan menentukan jam berapa
kalian sampai ditempat tujuan. Dan pasti pilihan tersebut juga mengandung
resiko tersendiri.
Tapi Sekarang saya akan menbahas tentang sesorang yang
berniat ingin kuliah tapi lebih memilih untuk menunda, karena saya juga begitu
dan setelah merasakannya ternyata penyesalan yang saya dapatkan. Kenapa ??
Karena jika memang kita berniat untuk kuliah harusnya yaa
langsung daftar saja, soal biaya ?? jaman sekarang kayanya hampir semua kampus
biayanya bisa dicicil dan ketika kalian mendaftar kan tidak langsung kuliah dan
harus membayar keseluruhannya kan?? Kalian bisa bekerja beberapa bulan untuk
bisa membiayai kuliah tersebut
.
Karena jujur, saya sudah menabung untuk kuliah itu dari
awal masuk SMK tapi nyatanya uang tabungan itu ludes karena hal lain, dan
akhirnya saya bekerja tapi siapa sangka ternyata uang yang saya dapatkan masih
juga terpakai untuk hal lain? Karena apa?? Karena dari awal saya meng entarkan
kuliah alhasil terabaikanlah sudah. Dan setelah memasuki tahun berikutnya
barulah terfikir untuk kuliah alhamulilah ketika itu langsung mendaptkan
pekerjaan dan gaji 2 bulan bener-bener untuk bayar kuliah. Padahal jika memang
saya berniat untuk kuliah bisa saja langsung kecapai bagaimanapun caranya pasti
akan diusahakan kalau kita memang yakin
dan niat.
Maka dari itu, untuk kalian yang memang berniat untuk kuliah
.. kuliahlah ketika lulus jangan takut akan biaya pasti akan ada jalan kok yang
penting niat. Karena menurut saya pilihan menunda dahulu baru kuliah adalah
pilihan yang sia-sia.

0 komentar:
Posting Komentar